![]() |
| Sumber Gambar : http://www.bintang.com |
Ibu ini sudah diperiksa oleh dokter spesialis rumah sakit sragen dan kabupaten sragen pun memberikan fasilitas pengobatan gratis pada ibu Sulami. Dan ibu Sulami pun sudah dirujuk ke rumah sakit khusus tulang di Solo.
Hasil foto rontgen dari ujung kepala hingga ujung kaki ibu Sulami menunjukan adanya perekatan tulang, mulai dari tulang leher, tulang dada, tulang belakang hingga tulang ekor.
Hanya ada 2 persendian ibu Sulami yang berfungsi yaitu, pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Bahkan mulut ibu Sulami hanya dapat membuka dengan diameter 1 cm.
Dalam dunia medis, penyakit ini disebut penyakit bamboo spine atau punggung bambu. Disebut sebagai penyakit bamboo spine atau punggung bambu, memang karena tubuhnya kaku seperti bamboo.
Dan penyakit pada ibu Sulami ini sudah diderita sejak lahir, yang artinya adalah adanya kelainan syaraf yang terjadi sejak lahir. Tetapi ada juga seseorang yang lahirnya normal, namun terjadi kelainan pada syarafnya.
Mungkin sebagian besar orang mengira bahwa ini adalah disebabkan karena syaraf yang terjepit. Tetapi harus dibedakan, karena memang ada beberapa kasus yang memang terjadinya gangguan di syaraf tapi kejadiannya berbeda-beda.
Seperti yang ibu Sulami alami, spondilitis ankilosing atau inflamasi dari tulang belakang dan sendi-sendi. Hal itulah yang membuat tulangnya sudah tidak lentur lagi dan pada akhirnya mengeras seperti menyatu antara tulang yang satu dengan lainnya dan seperti tidak ada ruasnya.
Apakah Ibu Sulami Kaku Karena Syaraf Terjepit?
Kalau pada syaraf terjepit itu berbeda, kita mengenal bahwa syaraf terjepit ini biasanya pada kondisi secara medis yang namanya HNP atau Hernia Nukleus Pulposus. Hernia Nukleus Pulposus merupakan kelainan pada bantalan tulang belakang.
Bantalan pada ruas-ruas tulang atau diantara celah tulang telah terjadi kerusakan pada annulus fibrosus atau cincinya yang menyebabkan atau mengakibatkan nukleus pulposus yang sudah rusak keluar dari ruas tulang dan menekan bagian belakang.
Pada bagian belakang tulang punggung terdapat banyak syaraf yang pada akhirnya dapat mengakibatkan syaraf terasa nyeri dan juga terjadi gangguan pada syaraf yang tertekan tersebut.
Itulah sebabnya apabila kita mengklaim bahwa ini nyeri punggung akibat HNP atau Hernia Nukleus Pulposus, namun masalah pada HNP bukan hanya nyeri pada syaraf saja tetapi juga sulit untuk bergerak dan untuk melakukan aktivitas.
Dalam rangka anatomi menunjukan susunan syaraf pusat itu berawal dari leher sampai ke daerah tulang ekor. Dan susunan syaraf-syaraf ada diantara leher sampai dengan tulang ekor.
Susunan syaraf yang lebih spesifik yaitu dimulai dari leher, lalu pada bagian toraks atau bagian dada, kemudian daerah tulang punggung dan sampai pada daerah tulang pinggang.
Jadi ketika ada syaraf yang terjepit pada rangka ini, maka akan menyebabkan rasa nyeri pada syaraf yang hebat sekali. Sebelum terasa nyeri biasanya akan merasakan kesemutan terlebih dahulu.
Hal ini tergantung pada daerah syaraf bagian mana yang terkena atau mengalami syaraf terjepit ini. Jadi apabila ada syaraf motorik yang terkena atau yang timbul, maka kemungkinan akan terasa kesemutan.
Atau mungkin bisa juga yang terasa adalah ketika ada syaraf yang terkena atau terjepit akan terasa panas. Yang perlu kita ketahui adalah bahwa apabila teras kesemutan, panas dan nyeri pada suatu bagian tubuh tanpa suatu sebab.
Maka hal tersebut bisa jadi tanda-tanda atau menandakan adanya atau terjadinya gangguan pada syaraf yang ada dibagian tulang belakang tersebut. Apabila terjadi pada syaraf motorik, maka seseorang tersebut berpotensi menjadi lumpuh.
Hal itu tergantung, namun sebelum sampai dengan kelumpuhan biasanya diawali tingkat refleks tubuh yang menurun. Setelah tingkat refleks pada tubuh berangsur-angsur menurun, maka setelah itu bisa berpotensi terjadinya kelumpuhan.
Jadi sebelum terjadinya hal ini, sebenarnya hal ini bisa kita antisipasi atau kita cegah. Salah satunya dengan posisi duduk yang benar. Upayakan ketika Anda duduk, posisikan tubuh Anda seergonomis mungkin.
Posisikan pada saat duduk, bokong kita menyender ke belakang kemudian duduk dengan badan yang tegap dan pertahankan selalu duduk dalam posisi ini sampai dengan Anda terbiasa dan merasa nyaman.
Untuk efek posisi duduk yang tidak baik biasanya belum terasa pada saat kita beraktifitas, tetapi akan terasa apabila kita sudah selesai beraktifitas dan ingin tidur atau berbaring. Biasanya baru terasa nyeri yang luar biasa.
Bahaya apabila duduk dengan posisi yang tidak tegap seperti duduk dengan posisi badan turun ke bawah adalah tidak ada bagian yang menyangga, dimana akibatnya tulang belakang bagian menengah kebawah menahan beban tubuh yang luar biasa.
Apabila dibiasakan dengan posisi duduk yang tidak benar seperti itu ini secara terus-menerus, kemudian dilakukan dalam waktu yang lama seperti para pekerja kantoran, maka hal itu dapat memperburuk kondisi bantalan pada ruas tulang dan dapat menyebabkan adanya gangguan syaraf pada bagian tulang belakang.
Dan juga terkadang tanpa kita sadari ketika kita melakukan perjalanan atau berpergian dengan menggunakan pesawat, kereta, bus atau bahkan di mobil. Kemudian karena terlalu lama, lalu posisi duduk kita menjadi sembarangan atau tidak ergonomis.
Jadi harus benar-benar harus diupayakan untuk selalu duduk pada posisi yang benar dan ergonomis. Dan untuk para kaum wanita, apabila pada saat duduk diusahakan agar tidak terlalu lama menggunakan high heels.
Menggunakan high heels atau sepatu dengan hak yang tinggi juga berkaitan dengan beban pada bagian tulang belakang. Hal ini tidak boleh kita sepelekan, harus segera periksakan ke dokter apabila Anda merasakan nyeri-nyeri pada bagian tulang punggung.
Itulah informasi kesehatan mengenai apakah manusia bertubuh kaku (Ibu Sulami) disebabkan karena syaraf terjepit?. Hal yang harus kita perhatikan adalah utamakan posisi yang benar dalam beraktivitas dan apabila terdapat keluhan seperti nyeri, kesemutan atau terasa panas pada bagian tubuh bagian belakang, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

No comments:
Post a Comment