Wednesday, 8 March 2017

Konsumsi Gizi Seimbang dari Makanan Pengganti Susu

Sumber Gambar : https://ronalhandoko.blogspot.co.id
Apabila berbicara mengenai makanan, maka kaitanya adalah dengan gizi. Gizi merupakan suatu kandungan yang penting dan sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Dan yang namanya susu pasti kita beranggapan bahwa itu adalah sumber nutrisi yang paling baik.

Mengenai perlu atau tidaknya mengkonsumsi atau meminum susu, hal tersebut tergantung pada kebutuhan dari setiap individu. Apabila memang dirasa konsumsi makanan yang dimakan pada setiap harinya itu kurang, maka bisa ditambah dengan susu.

Di dalam susu mengandung beberapa jenis protein. Salah satunya terdapat protein yang bernama triptofan dan triptofan ini pada akhirnya akan dirubah menjadi melatonin yang akan dapat membantu tidur menjadi lebih nyenyak.

Kita pasti pernah mengenai slogan "4 sehat 5 sempurna". Namun, ternyata belakangan slogan ini sudah diganti dengan slogan yang lebih tepat lagi, yaitu dengan menggunakan slogan "gizi seimbang".

Jadi sebelum diganti atau diperbaruinya slogan ini, kita berasumsi bahwa makanan yang sudah kita lengkapi dengan berbagai macam kandungan karbohidrat, protein dan lemak. Tetap harus ditambahkan dengan yang namanya susu.

Padahal yang perlu kita ketahui bahwa kandungan di dalam susu juga banyak dan beragam, seperti kandungan karbohidrat, protein dan juga lemak. Dimana sebenarnya kandungan itu sudah terpenuhi dari 4 sehat dari 5 sempurnanya tersebut.

Jadi sebenarnya tidak perlu lagi dilengkapi dengan 5 sempurnanya atau susu. Hal itu sebabnya sekarang pemerintah, dalam hal ini Departemen Kesehatan sudah membuat suatu piramida yang menjelaskan mengenai nutrisi yang tepat untuk dikonsumsi sehari-hari adalah dengan gizi yang seimbang.

Sumber Gambar : http://dini-r-a-fkm.web.unair.ac.id
Kalau dilihat dari piramida gizi seimbang, sebenarnya kelemahan dari 4 sehat 5 sempurna yaitu tidak secara spesifik menyebutkan atau meghitung jenis-jenis atau asupan yang dibutuhkan oleh setiap orang.

Pada piramida gizi seimbang ini, bahwa sudah diklasifikasikan lebih detail, misalnya kita lihat kebutuhan air sekitar 8 gelas per hari, kemudian dari makanan pokok atau karbohidrat, kita dianjurkan untuk memakan 3 sampai 8 porsi per hari, namun tergantung kebutuhan per individu.

Maksud dari 3 sampai 8 porsi tentu ada ukuran atau takarannya. Lalu selanjutnya ada sayuran dianjurkan 3 sampai 5 porsi perhari, kemudian untuk buah dianjurkan juga 2 sampai 3 porsi perhari serta protein hewani dan protein nabati.

Dan di dalam piramida gizi seimbang, susu sudah dimasukan atau diklasifikan ke dalam asupan protein hewani. Jadi susu bukan lagi sebagai tambahan makanan tetapi sudah masuk atau diklasifisikan ke dalam protein hewani.

Mungkin ada pertanyaan, kenapa susu dimasukan atau diklasifikasikan ke dalam protein hewani? Itu karena susu mengandung berbagai macam vitamin dan juga makronutrien.

Misalnya dalam satu gelas susu mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin D, Kalsium, Lemak, Kolesterol, Mineral, Fosfor, Ryboflavin, Magnesium, Kalori, Zat besi dan Protein. 

Dan susu dimasukan atau diklasifikasikan di piramida gizi seimbang termasuk ke dalam protein hewani karena susu ini dihasilkan dari sapi, kambing dan sebagainya.

Bagi Anda yang ingin mempunyai anak dengan badan yang tinggi, maka susu mengandung vitamin D yang berkhasiat untuk pertumbuhan tulang. Tetapi yang perlu diingat bahwa susu ini mengandung kalori. Hal itu yang harus kita waspadai apabila kita menggunakan slogan 4 sehat 5 sempurna.

Karena apabila kita juga menambahkan susu ke dalam makanan yang kita konsumsi, maka kita akan menambahkan kalori berlebih yang sebernarnya kandungan kalori tersebut sudah terdapat di makanan kita yang sudah mempunyai kandungan yang cukup lengkap.

Makanan yang dapat menggantikan susu

Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat kita konsumsi sebagai pengganti susu, apabila susu tidak kita dapatkan atau susu tidak kita sukai. Makanan-makanan tersebut, diantaranya :

1. Brokoli

Kalau tadi sudah kita ketahui bahwa susu mengandung berbagai macam mineral, maka mineral juga terdapat di sayuran brokoli. Jadi di dalam brokoli terkandung zat besi yang tinggi, fosfor dan magnesium.

Dan tentunya untuk Anda yang tidak suka mengkonsumsi atau minum susu, maka bisa menggantinya dengan mengkonsumsi sayur-sayuran. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi brokoli.

Selain mineral yang bermanfaat untuk kesehatan, banyak juga serat yang terkandung di dalam sayur-sayuran ini. Dan serat berfungsi untuk melancarkan pembuangan pada saluran pencernaan dan metabolisme tubuh.

2. Kacang Kedelai, Tahu dan Tempe

Kandungan protein yang terdapat di dalam susu juga dapat digantikan dengan kacang kedelai, tahu dan tempe. Protein yang terkandung dalam kacang kedelai, tahu dan tempe hampir sama kandungannya dengan protein yang terdapat atau terkandung di dalam susu.

100 gram tahu dan tempe yang kita konsumsi dapat setara dengan 1 gelas susu yang kita minum atau kita konsumsi. 

3. Ikan 

Protein dan Kalsium yang terdapat atau terkandung di dalam susu juga dapat ditemukan pada ikan. Ikan yang dapat menggantikan Protein dan Kalsium yang terkandung di dalam susu tidak harus selalu ikan laut, tetapi ikan air tawar pun bisa.

4. Ayam dan telur

Untuk Anda yang mungkin suka sekali dengan aktivitas atau rutinitas Gym, dimana biasanya Anda suka mengkonsumsi dada ayam sebagai asupan Protein, maka kandungan protein tersebut juga bisa didapatkan dari ayam dan telur, sekaligus sebagai pengganti dari minum susu.

Jadi sebenarnya kombinasi dari berbagai macam makanan itu sangat kita perlukan, maka dari itu kita tidak harus selalu berpatok harus meminum susu untuk mendapatkan keseluruhan nutrisi yang kita perlukan.

Tetapi kita juga dapat mengkombinasikan dari berbagai jenis makanan, seperti yang disebutkan diatas. Tetapi apabila kita ingin mendapatkan banyak kandungan nutrisi dan vitamin, maka sebenarnya bisa hanya dengan meminum susu tanpa harus sulit menyiapkan makanan-makanan penggantinya.

Namun, hal ini harus memperhatikan dan memastikan bahwa tidak adanya gangguan intoleransi laktosa, misalnya seperti alergi. Itulah informasi kesehatan mengenai "Konsumsi gizi seimbang dari makanan-makanan pengganti susu".

Mulailah hidup sehat dari sekarang juga karena kesehatan adalah suatu hal yang mahal, dimana sebenarnya mudah untuk diterapkan dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

No comments:

Post a Comment