Tuesday, 7 March 2017

Kenali Jenis dan Gejala Stroke Serta Cara Mengatasinya

Sumber Gambar : https://www.amazine.co
Jenis, Tanda atau Gejala Stroke

Stroke ini dapat datang secara tiba-tiba, maka semakin cepat penanganan stroke akan memberikan hasil yang lebih baik, dibandingkan dengan keterlambatan yang dialami oleh seseorang.

Kalau kita berbicara mengenai stroke, sebenarnya stroke itu terdapat 2 macam, yaitu :

1. Stroke Hemoragik

Stroke Hemoragik merupakan stroke yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah di otak.

2. Stroke Non Hemoragik

Stroke Non Hemoragik adalah stroke yang disebabkan karena tersumbatnya saluran pembuluh darah di otak.

Dari kedua jenis stroke tersebut, hasilnya sama-sama mengganggu suplai darah di seluruh jaringan otak pada area pembuluh darah yang tersumbat maupun pada area pembuluh darah yang pecah tersebut.

Akibat dari kedua jenis stroke tersebut dapat menyebabkan berbagai gangguan. Tanda-tanda atau gejala dari seseorang tiba-tiba bisa terserang stroke, diantaranya :

1. Sakit kepala yang tiba-tiba

Jadi, sakit kepala yang datang tiba-tiba memang suatu gejala atau tanda yang harus benar-benar kita perhatikan. Apabila kita merasakan sakit kepala yang hebat, maka segeralah melakukan pemeriksaan.

Sebaiknya jangan cepat-cepat minum obat penghilang rasa sakit, siapa tahu itu merupakan suatu tanda atau gejala awal dari stroke. Jadi bukannya tidak mungkin bahwa sakit kepala itu merupakan tanda dari stroke.

Hal itu harus diwaspadai, karena itu terjadi yang disebabkan oleh perubahan tekanan yang ada di dalam otak atau tekanan intra kranial, sehingga akhirnya menyebabkan sakit kepala.

Jadi perlu diperhatikan juga pada bahwa sakit kepala dapat terjadi karena ada beberapa faktor resiko, seperti apabila kadar lemak tinggi dan berat badan berlebih dapat memicu terjadinya resiko stroke meningkat.

2. Penglihatan terganggu

Biasanya setelah nyeri kepala, kemudian dapat terjadinya gangguan pada syaraf mata atau penglihatan hingga menyebabkan kebutaan. Dengan penglihatan yang terganggu, maka biasanya seseorang menjadi tiba-tiba mempunyai penglihatan yang gelap.

Bukan hanya penglihatan yang menjadi hitam tiba-tiba, tetapi juga sulit untuk fokus dalam melihat karena bola mata sulit untuk melirikan mata ke kanan dan ke kiri.

Ada beberapa kejadian tergantung dari lokasi stroke tersebut berada di area tubuh mana. Jadi apabila stroke tersebut terjadi di syaraf yang berperan untuk menggerakan bola mata, maka bola mata pun akan sulit untuk dilirikan ke kanan dan ke kiri.

3. Sulit berbicara

Salah satu gejala stroke adalah seseorang sulit berbicara karena adanya gangguan syaraf yang berperan untuk menggerakan mulut atau gangguan yang terjadi pada syaraf yang berada pada lokasi tersebut.

Jadi, ketika kita sedang mengobrol dengan seseorang, lalu pengucapan dari orang tersebut menjadi tidak jelas, maka waspadalah mungkin hal tersebut karena adanya gangguan pada syaraf mulutnya.

4. Sulit untuk berjalan

Gejala atau tanda dari stroke adalah ketika berjalan, seseorang tersebut tidak dapat berjalan atau tidak dapat melangkahkan kakinya dengan baik. Kemudian tiba-tiba kaki menjadi melebar dan sulit untuk digerakan. 

Hal itu terjadi karena adanya gangguan pada syaraf kaki, sehingga sulit untuk melakukan aktivitas jalan dengan baik dan benar. 

5. Kelumpuhan

Kelumpuhan pada lengan, kaki dan wajah seperti bibir menjadi mencong, tangan tidak dapat diangkat, kemudian kaki tidak dapat digerakan atau berjalan. 

Jadi ini berkaitan dengan daerah persyarafan, karena memang adanya pembuluh darah yang pecah atau sumbatan pada pembuluh darah, sehingga menyebabkan adanya gangguan atau permasalahan pada syaraf di otak.
Pada stroke ini juga bisa hanya terkena pada bagian tubuh yang kanan saja, yang kiri saja atau lumpuh total dari bagian kanan dan kiri tubuh.

Sumber Gambar : http://wonderopolis.org
Cara Terbaik Mengantisipasi Stroke

Pastinya tidak ada orang yang ingin terkena stroke, maka dari itu ada beberapa cara atau solusi untuk mengantisipasi dan menghindari terjadinya stroke pada diri kita.

Terdapat makanan-makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan untuk dapat mencegah, menghindari serta mengantisipasi terjadinya stroke, diantaranya :

1. Gorengan

Makanan yang banyak dijual bebas dengan harga yang murah ini biasanya digoreng dengan trans fat atau lemak-lemak yang tidak sehat. Terdapat penelitian bahwa 7% dari lemak yang tidak sehat itu, sekitar 30% akan meningkatkan resiko terjadinya serangan stroke dan hipertensi.

Hal ini harus diwaspadai dan diperhatikan betul ketika Anda ingin membeli gorengan. Ketika ingin membeli dan memakan gorengan, sebaiknya perhatikan minyak yang digunakan untuk menggoreng. Apakah menggunakan minyak yang baik atau tidak dalam menggoreng.

Kemudian juga dalam menggoreng, disarankan untuk tidak menggunakan minyak goreng yang digunakan berulang-ulang kali. Hal itu dapat menyebabkan lemak dari minyak goreng tersebut menjadi lemak jenuh.

Jadi, bukan berarti tidak boleh memakan gorengan, boleh memakan gorengan tapi dalam menggorengnya harus menggunakan minyak goreng yang baik dan juga sebaiknya jangan berlebihan memakannya serta jangan makan gorengan sampai setiap hari.

2. Daging Merah

Daging merah merupakan makanan yang mengandung kandungan lemak jenuh yang tinggi. Biasanya bagi orang yang ingin membentuk otot tubuh, akan disarankan untuk mengkonsumsi daging merah karena daging merah merupakan sumber protein yang baik dalam membantu proses pembentukan otot pada tubuh.

Tetapi dalam makanan yang mengandung kandungan protein yang tinggi, juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi dan lemak jenuh tersebut kalau dikonsumsi terlalu tinggi akan meningkatkan sekitar 40% sampai 42% terkena hipertensi dan stroke.

3. Minuman Bersoda

Resikonya apabila seseorang suka meminum minuman bersoda, apalagi meminumnya setiap hari. Hal itu dapat meningkatkan resiko terserang stroke sebesar 48% lebih tinggi, dibandingkan dengan orang yang tidak sering meminum minuman bersoda.

Hal ini merupakan hasil penelitian dari unversity of Columbia. Jadi, upayakan untuk tidak mengkonsumsi atau meminum soda setiap harinya. Boleh mengkonsumsi atau meminum soda tetapi jangan berlebihan.

4. Garam

Jadi, untuk bahan masakan yang dipakai sehari-hari sebagai penambah nikmat di olahan masakan ini juga dapat meningkatkan resiko terkena hipertensi. Memang rasanya makanan atau masakan yang kurang asin atau hambar menjadi tidak enak, tapi sebaiknya juga jangan berlebihan dalam mengkonsumsi garam.

Apabila Anda mau mengganti garam seperti himalayan salt agar dapat menurunkan resiko terkena darah tinggi. Sebenarnya hal ini tergantung dari kandungan natrium yang ada di dalam garam tersebut.

Semakin tinggi kandungan natrium yang ada di dalam garam, maka semakin besar resiko untuk meningkatkan terjadinya hipertensi. Hal tersebut disebabkan karena dapat mengganggu proses kardiovaskular yang ada di dalam tubuh kita.

Tetapi jangan salah, garam tidak harus berbentuk garam untuk memberikan rasa asin. Ternyata kecap juga memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Kemudian sambal botol atau saus cabai juga memiliki kandungan natrium yang tinggi. 

5. Burger

Pasti banyak dari kita yang menyukai makanan junk food yang satu ini. Burger merupakan makanan yang mudah ditemui di tempat yang menjual makanan fast food.

Ternyata dalam 1 burger dapat mengandung sekitar 1500 sampai 4000 mg natrium. Apabila seseorang mengkonsumsi lebih dari 4000 mg natrium dalam sehari. Hal itu dapat meningkatkan resiko 2 kali lipat terserang stroke, jika dibandingkan dengan seseorang yang perharinya hanya mengkonsumsi sebanyak 2000 mg natrium.

Maka tidak heran banyak sekali kita temukan sekarang ini anak-anak remaja yang terkena stroke. Hal itu disebabkan karena mudahnya makanan-makanan ini ditemui dan seringnya mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Ada kejadian pada seorang dokter yang menemukan anak yang berusia baru 8 tahun, tetapi sudah menderita hipertensi. Hal itu bukan disebabkan karena gangguan ginjal atau gangguan jantung, melainkan karena gaya hidupnya yang tidak sehat. Padahal anak tersebut baru berusia 8 tahun.

Jadi, perhatikan kesehatan Anda dan Anak-anak Anda sejak dini, agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya seperti stroke dan hipertensi yang sangat beresiko mengancam nyawa Anda.

No comments:

Post a Comment