Thursday, 2 March 2017

Bahaya Memakan Kerupuk

Bahaya memakan kerupuk
Kalau kita berbicara mengenai keseharian, maka tidak luput dengan makanan sehari-hari. Berbicara mengenai kerupuk pasti segala makanan indonesia akan lebih enak kalau ditambah dengan kerupuk.

Kerupuk merupakan makanan kesukaan banyak orang karena kerupuk ini sering disandingkan sebagai pelengkap dari makanan sehari-hari. Banyak jenis kerupuk yang terkenal enaknya di Indonesia seperti kerupuk putih, kerupuk udang, kerupuk tempe, kerumpuk ikan dan sebagainya.

Banyak beredar kabar bahwa ada kerupuk yang terbuat dari bahan plastik. Tetapi kalau kita bayangkan rasa-rasanya tidak mungkin kerupuk terbuat dari bahan plastik karena kalau kerupuk terbuat dari plastik, maka tidak bisa dimakan.

Yang harus kita ketahui bahwa ada beberapa oknum yang dengan sengaja dalam proses pembuatanya membuat kerupuk itu dicampurkan dengan bahan plastik. Tujuan dari oknum tersebut mencampurkan bahan plastik ke kerupuk yaitu untuk membuat kerupuk itu lebih awet.

Oknum yang dengan sengaja atau bahkan tidak menyadari bahwa mencampurkan bahan plastik ke dalam makanan atau dalam hal ini kerupuk itu dapat berdampak tidak baik dan berbahaya untuk kesehatan.

Ada beberapa cara untuk membedakan mana kerupuk yang dibuat dengan bahan plastik dan yang tidak dicampur dengan plastik. Secara kasat mata yaitu dengan memilih kerupuk yang memiliki warna alami atau yang tidak memiliki warna mencolok.

Kerupuk yang memiliki warna alami itu bisa didapatkan dari tepung tapioka dan bahan-bahan yang tidak berbahaya, sedangkan untuk kerupuk yang memiliki warna yang mencolok dikhawatirkan bukan menggunakan pewarna makanan yang aman untuk dikonsumsi seperti pewarna pakaian atau tekstil.

Oknum-oknum yang membuat atau menggoreng kerupuk dengan menggunakan plastik mempunyai cara atau teknik yang khusus. Cara para oknum tersebut adalah dengan memanaskan minyak dengan takaran banyak, lalu setelah minyak itu panas barulah plastik dimasukan sampai dengan plastiknya larut dan yang terakhir kerupuk mentahnya disertakan juga ke dalam minyak panas tersebut.

Plastik yang sudah larut di dalam minyak panas yang digunakan untuk menggoreng kerupuk tidak akan terlihat karena plastik yang larut tersebut sudah menyaitu dengan minyak panasnya. Selain plastik, lilin juga bisa menjadi pilihan para oknum untuk menggoreng kerupuk dengan tujuan agar kerupuk lebih renyah dan tahan lama.

Cara menggoreng kerupuk dengan lilin sama dengan cara menggoreng kerupuk dengan menggunakan plastik yaitu dengan cara panaskan minyak, lalu masukan lilin tersebut sampai lumer ke dalam minyak dan setelah itu masukan kerupuk mentah ke minyak panas tersebut untuk digoreng.

Ada juga kabar cara membedakan kerupuk yang digoreng dengan lilin atau plastik dengan cara dibakar. Kerupuk yang dibakar, lalu mengeluarkan api yang besar, maka dapat disinyalir bahwa kerupuk tersebut mengandung lilin atau plastik pada proses penggorengannya.

Kabar ini sebenarnya bisa benar bisa juga salah karena kerupuk dalam pembuatannya menggunakan tepung tapioka yang apabila dibakar akan menghasilkan karbon dan menimbulkan warna hitam pada kerupuk tersebut dan kerupuk juga menyerap 17% sampai 18% pada saat digoreng, maka dari itu mudah terbakar dan teori atau kabar tersebut tidak terbukti.


Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui jika memakan kerupuk. 1 kerupuk mengandung 70-80 kalori. Kalau Anda makan 6 kerupuk saja, maka itu sudah sama dengan makan berat, selain itu ditambah kandungan minyak yang ada di dalam kerupuk tersebut apabila dikonsumsi berlebihan akan memicu obesitas.

Masalah lain jika mengkonsumsi kerupuk dengan minyak goreng yang dipakai berulang-ulang yang akan meningkatkan kadar lemak jahat pada tubuh. Yang paling aman untuk dikonsumsi adalah kerupuk udang karena kerupuk udang disinyalir dibuat dengan bahan yang alami serta aman untuk dikonsumsi, namun dengan catatan tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya.

Kerupuk yang tidak dianjurkan untuk penderita asam urat adalah kerupuk kulit karena kerupuk kulit mengandung kandungan purin yang tinggi dan dapat meningkatkan kadar asam urat kita. 

Meskipun begitu kerupuk merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, namun kita harus bijak dalam memilih dan mengkonsumsi makanan ini.





No comments:

Post a Comment