![]() |
| Sumber Gambar : http://life.viva.co.id |
Sekarang ini ada salah satu metode diet yang sudah banyak dilakukan di dunia internasional. Ini merupakan salah satu metode yang baik karena menerapkan asupan rendah kalori dan dengan hanya mengkonsumsi Kembang Kol.
Kembang kol yang sangat banyak manfaatnya ternyata juga sangat baik untuk Anda yang ingin diet atau menurunkan berat badan, karena kandungan kalorinya sedikit, yaitu pada kembang kol dengan berat sekitar 80 gram sampai 100 gram hanya mengandung sebanyak 33 kalori.
Selain bermanfaat untuk diet atau menurunkan berat badan, kembang kol juga berkhasiat untuk melakukan detoksifikasi pada hati. Jadi bisa untuk membersihkan racun yang dapat menimbulkan penyakit dan inflamsi serta kembang kol juga mengandung potasium yang tinggi yang bermanfaat untuk menjaga tekanan darah, terutama tekanan sistolik serta bisa juga untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Bagi Anda yang mempunyai gangguan pada keseimbangan gula darah, kembang kol juga berkhasiat untuk menormalkan kadar gula darah dalam tubuh kita, bahkan kembang kol juga dapat meningkatkan sistem immunitas dan sebagai antioksidan yang baik yang dapat menangkal zat radikal bebas serta terutama untuk mencegah kanker. Karena di dalam kembang kol ada zat anti kanker yang bernama lupeol dan sulfurophane.
Kembang kol ini dapat dimasak menjadi sebuah sup. Sup dari kembang kol tersebut lah yang rendah akan lemak dan sangat baik dikonsumsi terlebih bagi yang ingin diet atau menurunkan berat badan.
Terdapat beberapa bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sup kembang kol yaitu tomat, paprika, bawang bombay, seledri dan yang terakhir tentunya kembang kol.
Hanya diperlukan waktu selama 7 hari untuk menjalankan diet kembang kol ini. Apabila kita ingin menjalani diet kembang kol ini, pada hari pertama, kita disarankan untuk makan sup kembang kol serta ditambah dengan buah-buahan yang dimakan 2 sampai 3 kali sehari.
buah yang dilarang dikonsumsi pada saat diet ini adalah buah pisang, karena pisang memiliki kandungan potasium yang tinggi. Apabila pisang dikonsumsi dengan kembang kol, maka akan membuat asupan potasiumnya terlalu tinggi.
Kemudian pada hari kedua, Anda boleh makan makanan yang lain, selain buah-buahan yaitu dengan mengkonsumsi sayur-sayuran dan sayurannya pun hindari yang mengandung kandungan tepung seperti jagung, kentang dan labu. Jadi sebaiknya konsumsi sayur-sayuran yang berwarna hijau dan wortel saja.
Lalu pada hari ketiga, kita dapat mengkombinasikan sup kembang kol dengan buah dan sayur. Namun, sayurannya tidak dianjurkan selain sayuran yang berwarna hijau dan wortel dan buah juga tetap tidak disarankan untuk mengkonsumsi pisang yang memiliki kandungan potasium yang tinggi.
Pada hari keempat,ini kita disarankan untuk mengkonsumsi pisang dan ditambah susu saja 2 sampai 3 kali dalam sehari dan pada hari ke 4 ini, dianjurkan untuk berhenti terlebih dahulu mengkonsumsi kembang kol.
Kemudian pada hari kelima, kita dapat mengkombinasi antara sup kembang kol dan daging-dagingan seperti daging ayam atau daging sapi, namun sebaiknya pilih daging yang tanpa kulit, lalu ditambahkan juga dengan sayuran seperti tomat.
Pada hari keenam, kita dapat kembali mengkonsumsi daging, sayuran dan juga jangan lupa sup kembang kol nya. Namun, harus tetap kita ingat bahwa jangan mengkonsumsi sayuran yang mengandung zat tepung.
Lalu Pada hari yang terakhir atau pada hari ketujuh, Sup kembang kol nya kita dapat kombinasikan dengan buah-buahan seperti semangka, pepaya, boleh juga dengan jeruk yang dibuat jus. Namun, jangan lupa menambahkan sayuran seperti tomat dan konsumsi juga beras coklat.
Yang perlu diingat dan diperhatikan bahwa diet ini tidak boleh dilakukan lebih dari 7 hari dan secara terus-menerus. Apabila ingin melakukan diet ini lagi, sebaiknya beri jeda minimal 2 minggu atau lebih baik lagi kalau jedanya sekitar 1 bulan.
Hal tersebut dilakukan agar berat badan Anda tidak turun secara drastis karena berat badan Anda juga tetap harus dijaga pada ukuran ideal dan stabil. Apabila ingin menurunkan berat badan, sebaiknya secara bertahap dan tidak secara mendadak atau drastis.
Pada saat jeda pun sebaiknya tetap mengkonsumsi makanan yang sehat ditambah dengan olahraga rutin agar berat badan Anda tetap proporsional atau ideal dan yang paling penting sebelum Anda melakukan diet ini, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.
Konsultasi ke dokter juga dengan tujuan untuk mengetahui boleh atau tidaknya Anda melakukan diet ini, karena sebenarnya tidak semua orang dipebolehkan menjalankan diet seperti ini.

No comments:
Post a Comment